Bagi para Wisatawan, Tempat Wisata Telaga Warna mungkin sudah tidak asing lagi. Wisata Telaga di Dieng yang satu ini memang sudah tersohor bukan hanya di Indonesia, namun juga di mancanegara. Namun tahukah anda bahwa selain Telaga Warna ada telaga-telaga lain di Dieng yang tak kalah Indah?
Kami akan membahas beberapa diantaranya satu persatu :

Telaga Warna Dieng

telaga warna

Obyek Wisata yang satu ini masuk wilayah Dieng wetan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Sebagaimana nama yang disandangnya, keunikan telaga ini adalah pada warna permukaan air telaga yang tidak hanya terdiri satu warna namun kadang berubah-ubah. Kadang permukaan telaga warna berwarna biru tua, kadang hijau keputih-putihan yang kemudian berubah menjadi agak kekuning-kuningan, namun dilain waktu kadang berwarna merah kecoklatan.
Perubahan warna pada permukaan telaga ini berkaitan dengan kadar endapan sulfur di dasar permukaan telaga.

Lokasi telaga warna memang berada di zona vulkanik yang masih menunjukan tanda-tanda keaktifannya. Karena itu, dibagian tertentu telaga pengunjung akan mencium semacam bau sulfur menyengat yang bersumber dari permukaan telaga sendiri. Bahkan disisi telaga sebelah kiri yang oleh penduduk sekitar dinamai Kawah Sikendang, pengunjung masih bisa mendengar bunyi aktivitas kawah(seperti bunyi air mendidih) dari dalam tanah.
Keindahan telaga warna akan lebih terasa jika pengunjung naik ke salah satu bukit yang mengelilingi telaga ini.

Ada bukit kecil bernama Batu Ratapan Angin. di bukit ini pengunjung bisa melihat keindahan telaga warna dari sisi atas, dimana dilihat dari ketinggian tertentu tampak telaga warna dan telaga pengilon bersanding mesra dikelilingi hijau pepohonan disekitarnya. disisi tebing bukit yang lain ada area Petak Sembilan. Dari Petak sembilan, pengunjung juga bisa menyaksikan sisi lain telaga warna dilihat dari sudut yang berbeda.
Di Telaga Warna, pengunjung juga bisa melihat beberapa Goa alam seperti Goa Semar, Goa Sumur, Goa Jaran, Goa Pengantin dan Telaga Pengilon yang letaknya bersebelahan dengan Telaga Warna.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi telaga warna adalah saat pagi atau siang hari, karena pada sore hari, kabut tebal akan menutupi daerah sekitar telaga warna, sehingga pengunjung tidak dapat menikmati keindahan alamnya.

Telaga Menjer

telaga menjer

Telaga yang merupakan bekas Letusan Vulkanik Gunung Pakuwaja bertahun-tahun silam ini tampak asri dikelilingi bukit hijau dan pohon-pohon Pinus disekelilingnya. Beberapa Kapal Kecil siap sedia mengantar Pengunjung untuk berkeliling menyusuri tenangnya telaga yang berada di ketinggian 1.300 meter DPL ini.

Lokasi tepatnya telaga Menjer berada di Desa Menjer, Kecamatan Garung, Wonosobo. Untuk mencapai tempat ini pengunjung bisa menggunakan Mikrobus jurusan Wonosobo Dieng untuk kemudian turun di Desa Garung, dilanjut naik Ojek ke Telaga Menjer.

Telaga Merdada

telaga merdada

Berada di Desa Karang Tengah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Telaga dengan luas sekitar 24 hektar dan merupakan telaga terluas di Wilayah Dieng ini biasa manfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai pengairan Ladang Kentang dan Pemancingan.
Sumber air Telaga Warna berasal dari air tampungan Hujan, Karena itu pada musim kemarau air di telaga ini akan surut hingga bagian tengah telaga bisa terlihat jelas.

Pada rentang tahun 1950 sampai 1998, kawasan di sekitar telaga digunakan oleh PT Dieng Jaya sebagai tempat pembibitan jamur. Tapi kemudian, ketika terjadi krisis ekonomi, tempat pembibitan ini ditutup. Saat ini, masih terdapat beberapa bangunan yang dulunya digunakan sebagai tempat pembibitan jamur.

Telaga Merdada dibuka untuk umum setiap hari dari jam 07.00 WIB sampai 16.00 WIB. Tiket masuk ke tempat wisata ini sebesar Rp 5.000 per orang

Telaga Dringo

telaga dringo

Barangkali nama Telaga Dringo masih asing bagi para Wisatawan. Dan memang telaga ini belum dikelola sebagai tempat wisata.
Telaga Dringo bisa dibilang benar-benar masih perawan. Berbeda dengan kebanyakan telaga-telaga di Dieng dimana di sekelilingnya banyak ditemui lahan tanaman kentang, Telaga Dringo tampak masih alami dikelilingi bebukitan kecil dengan pohon Cemara yang tumbuh disana-sini.

 Telaga Cebong

telaga cebong sembungan sikunir

Telaga Cebong berada di Desa Sembungan, tepat di bawah kaki Bukit Sikunir. Telaga ini menjadi semacam penawar lelah bagi mereka yang turun dari mendaki bukit sikunir untuk melihat Sunrise.

Fungsi utama telaga Cebong adalah sebagai sarana pengairan Ladang bagi penduduk sekitar. Tepi telaga Cebong yang lapang sering dijadikan areal Camping bagi Wisatawan yang ingin mendaki ke Bukit Sikunir.