Sunrise di Dataran Tinggi Dieng tidaklah kalah menarik dari sunrise-sunrise di tempat-tempat lain di Indonesia maupun Dunia. menikmati keindahan panorama alam ketika matahari beranjak dari balik gumpalan awan yang seketika merona jingga karena sinarnya menjadi pengalaman tersendiri bagi mereka pecinta wisata alam.
Melihat Peristiwa terbitnya matahari yang menakjubkan itu tentu lebih memuaskan jika anda berada di ketinggian bukit atau gunung.

Berikut beberapa Spot Spot Gunung di Dieng yang menjadi favorit mereka para pemburu Sunrise Dieng.

Gunung Prau

sumber:flickr

 

Gunung Prau terhitung pendek dibandung Gunung-gunung yang biasa dijadikan ajang mendaki seperti misalnya Gunung Slamet , Semeru, Papandayan dan lain-lain. Namun justru itu salah satu alasan mengapa Gunung Prau menjadi Favorit banyak para pendaki terutama pendaki pemula ( Beginner Climber) yakni karena kondisi jalurnya yang bisa dibilang mudah dengan waktu tempuh pendakian yang relatif singkat (sekitar 2-3 Jam) jika melalui Dieng, atau Patak Banteng.

Jalur Pendakian Gunung Prau

camping prau dieng sumber:google

Gunung ini  sebenarnya bisa di akses dari berbagai tempat, Namun jalur pendakian Gunung Prau yang familiar dimata para pendaki adalah Jalur Dieng.

Alternatif jalur Pendakian gunung Prau yang lain adalah lewat  Jalur Utara (Via Kabupaten Kendal ) dengan rata-rata waktu  tempuh perjalanan antara 5 sampai 6 Jam.

Salah satu Pos Pendakian lewat Jalur ini  ada di Desa Kenjuran Kecamatan Sukareja.

Gunung Pakuwaja

pakuwaja dieng sumber:google

 

Gunung Pakuwaja menawarkan sudut Dataran Tinggi Dieng yang berbeda. Gunung yang memiliki ketinggian kurang lebih 2413 M diatas Permukaan laut ini berada di sebelah selatan desa Sembungan, desa dimana Gunung Sikunir bercokol.

Yang Menarik di Pakuwaja

Jarak arah pandang dari gunung Pakuwaja yang lapang dan lebih bebas memungkinkan kita melihat lanskap pegunungan Dieng dengan lebih leluasa. karena itu Gunung Pakuwaja sangat strategis dijadikan Spot untuk melihat Sunrise maupun Sunset di wilayah Dieng.

Hal unik lain yang dimiliki Pakuwaja adalah keberadaan sebuah batu lancip besar dipuncaknya yang bentuknya menyerupai Menhir. Mitos yang beredar di masyarakat sekitar Dieng, Batu tersebut merupakan Pasak(Paku) yang mengokohkan Pulau jawa.

Jalur Pendakian Gunung Pakuwaja

Untuk mendaki Pakuwaja ada tiga jalur yang biasa digunakan para pendaki. Jalur pertama via Selatan Desa Dieng dengan waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 2 jam. Jalur ke dua bisa lewat Desa Parikesit ( sekitar 5 Km dari Dieng) dengan jarak tempuh yang dibutuhkan sekitar 3 jam, dan yang terakhir adalah lewat Desa Sembungan ( dengan waktu tempuh sekitar 1 sampai 1,5 jam).
Diantara ketiga Jalur Pendakian tersebut, Jalur Desa sembungan yang paling sering digunakan oleh para pendaki.

Gunung Sikunir

sikunir dieng sumber:google

 

Ini dia Gunung yang terkenal dengan Golden Sunrisenya. Gunung sikunir atau Bukit Sikunir berada di Desa Sembungan – Dieng kecamatan Kejajar Wonosobo.

Nama Sikunir mulai familiar di mata para wisatawan sejak tempat ini dijadikan spot untuk melihat Sunrise di Dieng. Keindahan Pemandangan Sunrise dari Sikunir memang luar biasa. Matahari keemasan menyembul dari sela-sela pegunungan yang diselimuti kabut awan tebal bagai tumpukan kapas, memberikan pengalaman menikmati keindahan alam yang tak terlupakan.

telaga cebong sembungan sikunir sumber:google

 

Selain keindahan Sunrisenya, yang menarik dari Sikunir adalah keberadaan Telaga Cebong yang terletak di kaki Bukitnya. Keindahan Telaga cebong ini tak terlihat saat awal pendakian yang biasanya dilakukan pada dini hari dimana langit gelap membatasi arah pandang.

Keberadaan Telaga Cebong baru disadari ketika para wisatawan turun dari sikunir saat pagi menjelang siang dimana Telaga Cebong menyambut di kaki bukit Sikunir dengan permukaan airnya yang jernih dan berkilau diterpa matahari pagi.