Telaga Balekambang Dieng. Telaga ini terletak disebelah utara Candi Arjuna, atau sebelah selatan Candi Gatutkaca.  Telaga balekambang konon merupakan mata air yang pernah menenggelamkan Komplek Candi Arjuna dan Daerah sekitarnya sehingga tempat tersebut dulunya menjadi semacam Rawa.

Nama telaga Balekambang sendiri berasal dari kata Bale yang artinya ranjang, dan Kambang yang berarti mengambang.  Nama tersebut diberikan karena  menurut cerita ada sebuah pulau kecil yang dulunya selalu mengambang di tengah Telaga. Tekstur pulau rumput yang empuk layaknya tempat tidur membuatnya dinamai balai.  Saat angin bertiup atau permukaan air telaga beriak membuat pulau tersebut bergerak. Karenanya telaga ini dinamakan Balekambang.